Aug 13, 2017

Berbagi Buku Untuk Indonesia, Menebar Semangat Baca Untuk Negeri.

Menumbuhkan minat baca anak seharusnya dimulai dari lingkungan terkecil kita. Dimulai dari keluarga. Alhamdulillaah, sejak kecil, Fadel masih beruntung bisa kami bacakan dongeng atau buku cerita yang kami beli dari toko buku. Sekarang, minat bacanya beralih ke komik-komik anak. Dan alhamdulillaah, Fadel masih berkesempatan untuk kami ajak ke toko buku dan memilih komik yang ia sukai. Membaca buku adalah jendela dunia. Membuka ruang imajinasi untuk anak semakin berkembang. Juga mampu membentuk karakter anak.

Walaupun gak setiap keinginan Fadel kami penuhi, namun kami bersyukur masih bisa memberikan buku cerita paling tidak sebulan sekali. Namun gak semua anak berkesempatan seperti ini. Gak semua anak bisa beruntung membuka jendela dunia. Di berbagai pelosok Indonesia, masih sangat banyak anak yang ingin membaca dongeng atau cerita rakyat, namun orang tua mereka belum mampu membelikan buku bacaan. Di sekolah mereka, jangankan perpustakaan. Buku-buku sekolah pun terbatas jumlahnya. Bagaimana anak-anak itu punya kesempatan yang sama untuk membaca buku cerita seperti anak-anak lain di seluruh Indonesia jika kondisinya seperti itu?

Nah, bertepatan dengan Hari Anak Nasional 23 Juli 2017 lalu, berkomitmen untuk menumbuhkan kembali minat membaca di berbagai pelosok Indonesia, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) membagikan buku bacaan dan mengadakan kegiatan storytelling di Makassar mengajak anak-anak tingkat Sekolah Dasar gemar membaca sejak dini. Aksi tersebut merupakan perwujudan gerakan berbagi #BukuUntukIndonesia di mana sejak bulan Maret 2017 lalu, BCA menawarkan paket donasi kepada masyarakat luas untuk kemudian dikonversi menjadi buku dan disalurkan ke beberapa daerah di Indonesia.


Dalam acara ini, turut hadir Gubernur Sulawesi Selatan, Bapak Syahrul Yasin Limpo, Kepala Kantor Wilayah IV BCA Frengky Chandra Kusuma, Kepala BCA KCU Makassar Widy Tarmizi, Kepala BCA KCU Panakukkang Anggraeni Tedjokusumo, dan bintang tamy Andy F. Noya.

Acara diawali dengan Fun Walk yang diikuti oleh ratusan masyarakat Makassar yang memang rutin melakukan olahraga pagi di Lapangan Karebosi. Selanjutnya ada senam zumba yang menggoyang semua warga yang hadir di Karebosi. Semangat luar biasa dari instruktur senam, mampu menghipnotis semua yang hadir untuk mengikuti gerakannya yang enerjik.

Senam Zumba sebelum talkshow Berbagi #BukuUntukIndonesia
Setelah seru-seruan dengan senam zumba, acara dilanjutkan dengan launching produk terbaru dari BCA. Launching ini ditandai dengan pelepasan balon gas oleh Bapak Syahrul Yasin Limpo selaku Gubernur Sulsel, Mas Andy F. Noya dan jajaran pejabat Bank BCA beserta staf serta disaksikan oleh warga masyarakat yang sedari pagi meramaikan Lapangan Karebosi.


Tepat pukul 09.00, acara inti pun digelar. 11 Kepala Sekolah yang hadir adalah dari SDN Balang Baru, SDN KIP Bara-baraya II, SDN Inpres Borong, SD Negeri No 11 Bontojai, SDN Inpres Barombong 03, SD Inpres/Negeri BTN Pemda, SD Labuang Baji II, SDN Mamajang I, SD Inpres Gontang, SD Inpres Lanraki 2 dan SDN 178 Inpres Lamangkia. Penyerahan buku secara simbolis diberikan oleh Bapak Frengky Chandra Kusuma selaku Kepala Kantor Wilayah IV BCA dan didampingi oleh Mas Andy F. Noya selaku duta baca.

Penyerahan #BukuUntukIndonesia secarasimbolis kepada 11 Kepala Sekolah di Makassar
Ada total 200-an buku untuk masing-masing sekolah yang disumbangkan dari hasil donasi nasabah Bank BCA di seluruh Indonesia. Setiap nasabah dapat berpartisipasi dalam program ini hanya dengan mendonasikan minimal Rp 100.000,- dan donasi ini akan ditukarkan dengan merchandise berupa kaos keren dari BCA. Teman-teman yang mau berpartisipasi, masih boleh loh! Cek laman bukuuntukindonesia.com untuk berpartisipasi dalam gerakan ini. Periode pertama penggalangan donasi #BukuUntukIndonesia ini telah berlangsung mulai Maret hingga Juni 2017 ini. Dan terkumpul lebih dari Rp1 Miliar. Ternyata nasabah yang donasinya paling besar adalah dari Makassar. Makassar keren! Mudah-mudahan warga Makassar semakin berlimpah rezeki yang berkah, Aamiin..

Buku bacaan untuk anak negeri!
Dengan donasi ini, BCA mengkonversinya menjadi buku bacaan yang akan dibagikan ke 104 sekolah di 60 titik di Indonesia. Salah satunya Makassar dengan 11 sekolah. Program #BukuUntukIndonesia ini menyasar sekolah-sekolah di seluruh pelosok negeri yang masih kesulitan memperoleh buku-buku bacaan untuk anak didiknya.

Pak Frengky mewakili BCA berharap, semoga program ini memberi kontribusi positif bagi negeri ini dan tentunya kesuksesan program ini adalah berkat dukungan dari nasabah BCA yang berbagi donasi. Nah karena animo masyarakat terhadap program ini masih sangat besar, maka periode kedua program #BukuUntukIndonesia inj masih akan dilanjutkan hingga akhir 2017. Jadi yang belum berpartisipasi dalam program ini, yuk masih bisa loh di periode kedua nanti.

Setelah penyerahan donasi buku secara simbolis, acara dilanjutkan dengan talkshow yang menghadirkan Mas Andy F. Noya selaku duta baca dan Pak Frengky dari BCA. Mas Andy sharing pengalaman masa kecilnya. Ternyata masa kecil Mas Andy banyak dihabiskan di Makassar. Tahun 1960an, Mas Andy bersekolah di TK di daerah Nusantara, dekat Lapangan Karebosi, Makassar. Kakeknya Kepala Lapas di Bone (kampung halaman saya nih hehe) dan neneknya adalah seorang pemilik toko buku di Makassar. Ia sering didongengkan cerita Si Tudung Merah dalam Bahasa Belanda oleh sang nenek. Nah minat baca Andy F. Noya rupanya dipupuk sedari kecil, di Kota Anging Mammiri ini.


Saya sebagai seorang ibu, merasa tersentil oleh pesan berharga dari Mas Andy yang bilang: Anak-anak punya hak untuk dibacakan dongeng. Dibacakan buku cerita. Orang tua, secapek apapun, harus meluangkan waktu untuk memupuk minat baca itu sejak dini. Ketika ada yang bilang, minat baca anak Indonesia kurang. Ini tak sepenuhnya benar. Bagaimana orang tuanya memenuhi kebutuhan anak dalam membaca? Bagaimana sekolahnya, apakah menyediakan perpustakaan yang bebas didatangi oleh anak didik untuk membaca sepuasnya?

Ketika orang tua dan sekolah belum bisa memenuhi kebutuhan ini, karena kondisi finansial dan lain sebagainya, jangan melulu menyalahkan pemerintah. Pemerintah sudah punya banyaaak sekali urusan di negeri ini. Nah, program #BukuUntukIndonesia ini yang menjadi salah satu langkah positif untuk mendukung tunas-tunas bangsa dalam meraih cita-citanya.

Acara yang sangat meriah ini ditutup dengan pengumuman pemenang doorprize funwalk BCA dan foto bersama. Nah, teman-teman punya buku layak baca? Yuk didonasikan. Atau ikutan program #BukuUntukIndonesia aja. Program charity untuk anak negeri.




13 comments:

  1. Asyik nih semoga anak-anak jadi suka baca nantinya....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dan semoga makin banyak program seperti ini ya Mba :)

      Delete
  2. Program BCA ini top banget! Mencerdaskan anak bangsa 👍

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga programnya terus memberi manfaat untuk negeri ya Kak Er..

      Delete
  3. Keren BCA dengan programnya, keren orang Makassar dengan donasi terbanyaknya dan keren ulasan tentang acara Buku untuk Indonesia!....Nice share:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih Mba Dian udah berkunjung ke sini :)

      Delete
  4. Setujuu..ayo majukan bangsa dengan generasi yg suka baca ^^

    ReplyDelete
  5. Bukunya menarik, yaa. Penasaran pengen tahu apa saja buku yang didonasikan

    ReplyDelete
  6. Seru ya mbak kegiatannya. Aku bertekad ntar kalau punya anak akan selalu membacakan buku untuk anaku supaya minat bacanya meningkat. Seperti kata Omm Andy, secapek apa pun orang tua, harus sempat membacakan buku cerita untuk anaknya.

    ReplyDelete
  7. Keren ya kegiatannya. Semoga ini jadi inspirasi bagi yang lain untuk lebih peduli dengan budaya baca anak-anak. Jadi kedepannya Indonesia bisa jauh lebih baik.

    ReplyDelete
  8. Membiasakan membacakan cerita dan anak mau tergerak hatinya untuk membaca, sebuah langkah yang patut mendapat dukungan. Program dari BCA ini keren banget :)

    ReplyDelete
  9. bagus banget programya.. mengajak untuk membaca.. apalagi indonesia sekarang kekurangan minat untuk membaca

    ReplyDelete
  10. Betul. Kebiasaan baik perlu ditanamkan sejak dini :)

    ReplyDelete

Terima kasih telah berkunjung dan berkomentar ke blog ini. Pastikan mencantumkan nama dan url blog agar saya bisa berkunjung balik ke blog teman-teman semua :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...