Feb 14, 2017

Fun Family Time di Pandora The Board Game Cafe

Board Game Vs Zombie Game

Beberapa hari yang lalu, saya dan suami ngobrol tentang ketertarikan Fadel terhadap game digital. Game yang menurut kami membuat pemainnya menjadi seperti zombie. Minimnya  interaksi dengan orang terdekat, menjadi alasan kami untuk concern mengurangi aktifitas game di depan laptop atau hp untuk Fadel. Saya dan suami akhirnya memutar otak mencarikan jenis permainan yang cocok untuk Fadel. Yang bisa buat happy tapi juga ada unsur belajarnya. Dan yang terpenting adalah interaksi dengan manusia. Bukan melulu berhadapan dengan laptop atau smartphone. Bermain lego adalah salah satunya. Tapi ya manusiawi, kadang Fadel merasa bosan dengan permainan ini.

Fadel sudah kami perkenalkan ular tangga dan monopoli. Permainan ini, di masa kecil saya, sering dimainkan bersama teman dan saudara saat senggang. Ular tangga dan monopoli adalah dua board game yang udah jadul banget. Fadel suka maininnya. Tapi karena udah sering dimainkan, Fadel jadi bosan dan mencari alternatif game lain. Ujung-ujungnya minta game digital di hp atau laptop lagi.

Ya, board game memang masih kurang populer di Indonesia. Berbeda dengan di Amerika. Board game adalah permainan yang sangat digemari oleh tua dan muda, pria dan wanita. Perkembangan board game di negeri paman sam sangatlah pesat. Hingga saat ini ada sekitar 83.000-an game terdaftar dari 22.000-an designer dan 16.000-an publisher board game. Actor Hollywood pun gemar bermain board game.

Apa itu Board Game Café?
Hingga saya iseng mencari informasi tentang board game dan bertemulah saya dengan Pandora The Board Game  Café di instagram. Café yang selain menawarkan makanan dan minuman, juga menyediakan board game untuk dimainkan bersama sahabat dan keluarga. Café ini berbeda dengan café konvensional lainnya. Café ini mulai beroperasi di bulan Mei 2016 lalu dan merupakan board game cafe pertama di Makassar. Foto-fotonya di instagram mengundang banget untuk dikunjungi.



Akhirnya Jumat malam kemarin, bersama Fadel dan ayahnya, kami memutuskan untuk makan malam di Pandora yang belokasi di Jalan Sungai Saddang No. 41D, Makassar. Tiba di sana, Fadel langsung excited melihat lemari yang penuh dengan board game, juga pengunjung café yang di hadapannya sudah terhampar aneka board game.



Kami memilih meja paling belakang dekat tangga menuju ke lantai dua. Staf café menyambut kami dengan menyodorkan 2 buku menu. Satu menu makanan minuman, dan satunya lagi adalah menu board game. Suami saya memilih menu makanan dan minuman, sementara saya bingung dengan menu board game-nya. Buanyaaaaak! Kata staf cafenya, ada ratusan board game di sini.

Gak mau kelamaan bingung, saya bertanya. Game apa yang cocok untuk kami bertiga, khususnya untuk Fadel. Staf café memanggil Game Master-nya Pandora, yang juga owner dari café ini. Namanya Mas Sandy. Pria Chinese ini memperkenalkan 3 game yang cocok untuk kami.

Family time seru di Pandora The Board Game Cafe
Yang pertama adalah Geistes Blitz atau lebih familiar disebut Ghost Blitz. Games ini melatih berpikir cepat serta motorik. Cara bermainnya cukup mudah, yaitu membantu hantu menemukan barang yang tepat untuk dihilangkan, sesuai petunjuk kartu. Cocok untuk dimainkan bersama Fadel yang berusia 7 tahun.

Games kedua yang tak kalah serunya adalah King of Tokyo. Permainan ini bisa dimainkan oleh 2 – 6 pemain. Pemain boleh memilih ingin menjadi monster apa, dan akan saling serang memperebutkan Tokyo. Penguasa Tokyo bisa menyerang semua pemain di luar Tokyo, sementara pemain di luar Tokyo hanya dapat menyerang monster yang berada di dalam Tokyo. Saya menjadi pemain terlama di Tokyo, namun pemain yang menang adalah monsternya ayah Fadel. Fadel excited banget main game ini loh!


Board game terakhir yang kami mainkan malam itu adalah Tapple. Siapa yang masa kecilnya serupa dengan saya, sering bermain pancasila lima dasar? Di beberapa kota, permainan ini di sebut ABC lima dasar. Ya! Tapple terinspirasi dari permainan jadul ini. Kartu dipilih secara acak dan akan terpilih 1 kategori. Lalu pemain diberi kesempatan menjawab dalam 10 detik. Tekan huruf pertama jawaban, lalu dilanjutkan oleh pemain berikutnya. Bila terlambat, bom Tapple akan meledak dan pemain tersebut akan tereliminasi dari permainan.


Seru kan board gamenya? Dari pada penasaran, yuk ajak sahabat atau keluarga untuk nongkrong sambil main board game di Pandora Café. Selama ini, kalau nongkrong di café, pasti bête banget kalo nongkrongnya cuma sambil mainin smartphone atau laptop. Nah! Wajib coba datang ke Pandora Café ini. Dijamin smartphone dan laptop gak tersentuh!

Terbukti Fadel yang biasanya akan bête kalau diajak makan malam di luar. Beberapa menit pertama, dia akan sibuk mengekplor tempat itu. Menit berikutnya, saat diajak memilih makanan atau minuman, Fadel akan mainin daftar menu. Selanjutnya minta hp untuk nonton youtube. Tapi.. di Pandora Café ini semua gak terjadi. 3 jam lebih bermain board game dan dilanjutkan makan malam di sini, bener-bener family time yang berkualitas.

Pandora Café: Play, Eat, Drink!
Ngomong-ngomong soal makan, Pandora Café menawarkan banyak menu yang siap memanjakan lidah dan perut. Mulai dari snack, pasta, mie dan nasi, appetizer, dessert dan minuman yang nyegerin. Semuanya ini gak menguras isi dompet karena range harganya 15K – 50K saja.




Sepulang dari Pandora Café, saya dan suami berjanji akan mengajak Fadel kembali ke café ini. Kami masih ingin memanfaatkan board game di café ini untuk bersama-sama Fadel belajar menang dan kalah. Berlatih sportivitas. Pelajaran yang tak ditemukan dari game di komputer atau di hp. Yang paling penting yang selalu kami tanamkan ke Fadel, jangan pernah takut kalah. Kalah, kemudian bangkit. Kemenangan di masa depan pasti menanti!


Pandora The Board Game Café
Jl. Sungai Saddang No. 41 D Makassar
IG: @pandoraboardgame
Open: Selasa – Minggu, 13.00 – 23.00

Jan 18, 2017

Tips Memilih Sekolah Yang Baik Untuk Anak (Part 2)

Saya merasa tergerak untuk menuliskan ini karena pernah merasakan hectic-nya saat mencari sekolah yang terbaik untuk anak. Tidak mau buru-buru juga mendaftarkan ke sekolah yang dari luarnya kelihatan oke, karena berhubungan dengan biaya dan yang gak kalah pentingnya adalah kenyamanan Fadel di sekolah. Saya banyak mencari informasi mengenai sekolah di internet, saat itu. Mudah-mudahan tulisan ini bermanfaat untuk para orang tua yang sedang mencari informasi bagaimana memilih sekolah yang baikTulisan ini adalah lanjutan dari sharing pengalaman saya yang saya posting sebelumnya.
Tips Memilih Sekolah yang Baik Untuk anak (Part 2)
Foto: Manasik Haji 2014 TK Islam Smart Kids - Pejaten Barat
Saat melanjutkan menulis artikel ini, sebenarnya saya seperti flashback ke kejadian tahun 2015 lalu. Saya dan suami sudah survey ke beberapa SD di Jakarta, sudah ada yang cocok juga. Kemudian ketetapan Allah mengharuskan saya hijrah ke Makassar. Fadel yang saat itu naik kelas TK B, saya harus survey TK dan SD sekaligus di Makassar. Untuk mempersiapkan SD-nya di tahun 2016 sekaligus harus segera daftar TK B saat itu. Memilih sekolah untuk anak, bagi saya dan suami bukanlah hal yang remeh. Yang penting deket dari rumah, yang penting biaya murah. Enggak! 

Jan 11, 2017

Makassar Baklave: Oleh-Oleh Kekinian Khas Makassar

Siapa yang gak kenal Irfan Hakim? Model, pelawak, aktor, dan pembawa acara hits yang wajahnya tiap hari bisa dilihat di layar kaca ini bawa sesuatu yang spesial untuk semua warga Makassar. Mengawali tahun 2017 ini, Irfan Hakim bertekad bulat membuka bisnis oleh-oleh khas Makassar, Sulawesi Selatan, yaitu Makassar Baklave yang baru saja soft launching pada 9 Januari 2017 kemarin.


Makassar Baklave: Oleh-Oleh Kekinian Khas Makassar

Oleh-oleh seperti apa Baklave itu?

Jan 5, 2017

Tips Memilih Sekolah Yang Baik Untuk Anak (Part 1)

Tahun 2017 belum genap sepekan. Libur sekolah belum usai. Semester baru pun belum juga mulai. Namun di bulan Januari biasanya pendaftaran siswa baru sudah dibuka.  Orang tua yang anaknya akan memasuki usia TK, SD, SMP, bahkan SMA tentu udah mulai memilih sekolah yang terbaik untuk buah hati tersayang. Gak ada sanggahan, pendidikan adalah prioritas utama orang tua bagi anaknyaLalu di tengah banyaknya pilihan sekolah, mulai dari sekolah negeri, sekolah swasta umum, sekolah Islam Terpadu, sekolah International, bagaimana cara memilih sekolah yang baik untuk anak?
Tips Memilih Sekolah Yang Baik Untuk Anak
Melalui artikel ini, saya akan berbagi pengalaman saat memilih TK dan SD untuk Fadel, anak saya. Awalnya, saya sempat kebingungan karena banyaknya sekolah yang menawarkan program-program terbaik mereka melalui brosur,  spanduk dan baliho-baliho. Namun ada beberapa prioritas, hal-hal yang menjadi pertimbangan saya.


Dec 28, 2016

Cara Efektif Promosi Produk Secara Online

Iklan yang tiba-tiba tampil ketika kita mengakses satu website, pasti bikin gak nyaman banget ya. Atau iklan yang kerap kali muncul di bagian atas atau bawah layar telepon pintar kita ketika menggunakan aplikasi. Pasti mengganggu. Lalu, apa yang teman-teman lakukan?

Hampir pasti, iklannya di-block atau di-skip.


Fenomena ini ternyata tidak hanya terjadi pada beberapa pengguna internet di Indonesia. Ternyata ada sekitar 419 juta pengguna smartphone di seluruh dunia yang memblokir iklan online pada perangkat mereka. Setidaknya ini adalah laporan sebuah startup asal Irlandia, PageFair, yang dirilis pada tanggal 30 Mei 2016 tentang fenomena pemblokiran iklan (ad block) pada perangkat mobile. Angka tersebut jika dikonversi, adalah sama dengan 22 persen dari jumlah pengguna smartphone di seluruh dunia dan 38 juta-nya adalah berasal dari Indonesia.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...