Sep 30, 2017

Temu Bunda 2017: Me Time dengan Sejuta Manfaat

Menjadi seorang ibu yang bekerja dengan rutinitas di kantor sepanjang weekday, pulangnya sore kemudian kembali beraktifitas menjadi seorang ibu rumah tangga, tentu saja saya butuh 'me time'. Terkadang rasa jenuh itu ada. Sekali-kali keluar dari aktifitas rutin, melakukan hal-hal yang fun. 'Me time' dipercaya mampu meningkatkan fungsi otak dan membuat tubuh jadi rileks. Biasanya kalau udah 'me time', jadi makin semangat kerjanya juga makin semangat melakukan rutinitas di rumah bersama keluarga. Saya bersyukur memiliki suami yang selalu mendukung setiap kegiatan positif yang saya lakukan.



Awal 2017 lalu, saya meminta izin kepada suami untuk mendaftarkan diri dalam seleksi Mombassador Batch 5. Saat itu saya bilang ke suami, jika terpilih nanti saya akan diundang untuk hadir dalam acara Temu Bunda 2017 di Yogyakarta selama 3 hari. Suami membolehkan, katanya itung-itung 'me time'.

Suami hanya mengingatkan saya untuk memastikan jatah cuti dari kantor bisa diambil saat hari H Temu Bunda tiba. Senangnya! Walaupun saat itu belum tentu terpilih, tetapi lampu hijau dari suami menjadi rasa syukur saya yang sangat besar. Lampu hijau yang kedua harus saya peroleh dari Fadel. Ini butuh waktu agak lama untuk membujuknya. Tapi akhirnya dibolehkan juga.

Baca Juga: Semarak 17 Agustusan

Awal Agustus 2017
Saya ditelepon oleh pihak PT Sari Husada yang mengabarkan waktu saya terpilih sebagai salah satu Mombassador Batch 5 dan berkesempatan untuk ikut Temu Bunda 2017 di Yogyakarta tanggal 24 - 26 Agustus 2017. Udah senang duluan. Akan bertemu dengan banyak teman baru memang selalu bikin saya semangat. Bersyukur bisa kenalan dengan bunda dari berbagai profesi, sama-sama me time selama 3 hari, meninggalkan sejenak rutinitas masing-masing, tentu saja semuanya dengan berbagai pengalaman yang beragam, punya kehebatan masing-masing, dan tentunya satu tujuan dalam membesarkan dan mendidik anak agar tumbuh dengan sehat dan cerdas.

Baca Juga: Tips Memilih Sekolah Untuk Anak

Rabu, 23 Agustus 2017
Hari yang dinanti sudah di depan mata. Saya sudah memegang surat cuti selama 2 hari dari kantor. Namun sebelumnya, saya masih harus menyelesaikan beberapa tugas agar gak ada Saya sudah tergabung dalam grup Mombassador Batch 5 yang ramai dengan hiruk pikuk tentang tiket pesawat, tentang barang apa saja yang harus dibawa, dresscode, hingga kelucuan karena ada bunda yang berinisiatif bawa detergen buat nyuci selama 3 hari di hotel hehehehehe.. Naluri emak-emak yaa, walaupun tujuannya 'me time', tetep aja kebawa rutinitas nyuci gosok dan lain-lain hihihi..

Baca Juga: 5 Tips Dampingi Anak Hadapi Ujian

Yang juga ramai jadi perbincangan adalah travel yang menjemput dari rumah menuju bandara. Wah? Sampai segitunya ya jadi Mombassador? Ya! Bener-bener diperlakukan sebagai tamu agung.

Kamis-Sabtu, 24-26 Agustus 2017
Karena kesibukan sehari sebelumnya, saya baru sempat packing Kamis dini hari. Beberapa jam sebelum keberangkatan. Pukul 04.30, Pak Udin driver yang akan mengantarkan saya ke bandara sudah tiba di rumah. Setelah sholat Subuh, saya meninggalkan rumah dan dengan lancar jaya tiba dengan selamat di bandara. Alhamdulillaah jadwal pesawat juga gak delay jadi tiba di Jogjakarta sesuai jadwal.

Baca Juga: Fun Family Time dengan Board Game
Muka kucel yang baru mendarat dengan selamat di Bandara Adisutjipto, Yogyakarta
Oh iya, saya adalah satu-satunya perwakilan dari Makassar di Temu Bunda 2017. Jadi berangkatnya sendiri. Iri juga sih liat Bunda-bunda lain yang udah janjian untuk berangkat rame-rame. Tapi di sisi lain, saya juga bersyukur bisa menjadi satu-satunya yang terpilih dari Makassar.

Tiba di Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta, Pihak event organizer sudah menyambut dengan sangat ramah dan mengantarkan saya ke Greenhost Boutique Hotel, Jalan Prawirotaman II No. 629. Perjalanan dari Bandara ke hotel tak sampai 30 menit. Alhamdulillah Jogja gak terlalu macet. Beberapa hari sebelum berangkat, saya udah browsing tentang hotel ini. Hotel ini ngehits karena mengusung tema back to nature dan jadi salah satu lokasi syuting film AADC 2.




Sesuai tema hotelnya, suasana di hotel ini sangaaaat hijau. Bagian depan hotel sudah dipenuhi dengan tanaman merambat. Jadi pas masuk, atmosfernya langsung adem.

Awalnya saya pikir bisa langsung check-in hotel sesampainya di sini. Ternyata saya salah. Saya langsung diarahkan untuk sarapan, sambil ngobrol-ngobrol dengan beberapa panitia Mombassador ini. Sambil sarapan, saya berkenalan dengan Mombassador dari Papua yang sudah tiba sehari sebelumnya. Setelah sarapan, ada sesi interview untuk dokumentasi internal program Mombassador ini. Hari semakin siang, Mombassador dari Kalimantan, Sumatera, dan beberapa yang dari Jawa mulai berdatangan. Semakin ramee.. Sampai-sampai saya susah hapalin namanya satu persatu (faktor U kayaknya yaa hahahaha).



Siang setelah makan siang, sesi pemotretan dan mengisi form biodata, akhirnya kami dipersilahkan check-in kamar. Dan ternyata, saya menginapnya gak menginap Greenhost Boutique Hotel. Jadi hotel greenhost ini ternyata tidak mampu menampung semua Mombassador karena beberapa kamar sudah di-booked oleh pengunjung lain jauh-jauh hari. Sehingga sebagian Mombassador menginap di Indies Heritage Hotel di Indies Heritage Hotel, tepat di belakang Greenhost Boutique Hotel. Oiya, selama tiga hari di sini, saya sekamar dengan Bunda Debbie dari Palembang. Profesi utamanya adalah seorang ibu dan perawat di sebuah rumah sakit di Palembang. Hobinya travelling dan kami banyak ngobrolin tentang kesibukan masing-masing di sela-sela aktifitas Temu Bunda ini.

Baca Juga: Seminar Parenting


Bunda Debbie, My Roommate
Malam harinya, ada welcoming dinner. Di sini saya dan beberapa Bunda didaulat untuk memperkenalkan diri dengan bahasa daerah masing-masing. Tugas bunda yang lain adalah menebak bahasa itu. Ada Bahasa Jawa, Bahasa Sumatera, Bahasa Lombok, Bahasa Banjar, Bahasa Bugis dan Bahasa Papua. 




Coba tebak saya di mana?
Di acara welcoming dinner ini juga dipaparkan apa sih sebenarnya Mombassador itu. Penjelasan tentang kegiatan Temu Bunda dari awal sampai akhir, dan rules-nya. Malam itu ditutup dengan foto bersama dan istirahat.

Hari kedua diawali dengan belanja oleh-oleh. Iya dong, gak afdhol rasanya berkunjung ke Yogyakarta tanpa mampir ke toko bakpia. Dengan waktu yang sangat singkat, Mombassador sudah menenteng kardus oleh-olehnya masing-masing. Namanya emak-emak yaa, udah expert banget belanja kilat ya. Hihihi..





Setelah belanja oleh-oleh, perjalanan dilanjutkan ke Pabrik Sari Husada. Inilah yang ditunggu-tunggu semua Bunda. Inilah pengalaman pertama saya berkunjung ke perusahaan susu. Biasanya berkunjung ke perusahaan juga dalam rangka kerjaan. Tapi kali ini berbeda. Di sana kami diajak berkeliling pabrik seluas 14 hektar. Saya kagum dengan hijaunya pabrik ini. Pengolahan limbahnya juga keren. Limbahnya bisa digunakan untuk kolam ikan, menyiram tanaman dan irigasi. Apakah limbah ini aman atau tidak, parameternya adalah ikan-ikan di kolam tersebut. Terbukti ikannya tidak mati. Jadi aman untuk dialirkan sebagai irigasi.





Sebelum masuk pabrik, ada safety induction dan penjelasan mengenai Sari Husada oleh tim Internal Communication PT. Sari Husada. Penerapan K3 di perusahaan ini sudah sangat membudaya. Saya gak nyangka, dengan produk yang dihasilkan oleh Sari Husada yang sangat mudah dijangkau oleh semua kalangan, ternyata pabriknya  adalah pabrik terbesar se-Asia Tenggara. 







Puas jalan-jalan di pabrik Sari Husada, makan siang kami di Rama Shinta Resto dengan background Candi Prambanan.






Setelah makan siang dan solat, kami menuju ke lokasi fun games di kawasan kompleks Candi Prambanan. Total ada 4 games seru yang melatih kekompakan, strategi, serta product knowledge Sari Husada. Heboh, seru, kocak, dan semua bunda bersemangaaat dalam fun games ini. Di sini kelompok saya menang dengan perolehan nilai tertinggi. Hadiahnya voucher belanja. Asiiik.. lumayan untuk belanja bulanan. Hehehe..






Kegiatan di lokasi kompleks Candi Prambanan ini diakhiri dengan menuliskan harapan-harapan Mombassador batch 5. Saya sempat baca beberapa harapan yang dituliskan oleh para Bunda, harapan agar Mombassador bisa terus saling menginspirasi, sharing berbagai informasi, keakraban yang tidak sebatas di sini saja tapi terus berlanjut menjadi keluarga besar Mombassador SGM Eksplor.





Jingga di sore itu semakin pekat di saat kami pulang ke hotel untuk bersiap-siap hadir dalam Gala Dinner dan Malam Inaugurasi, Pengukuhan Mombassador Batch 5 di Sekar Kedhaton Resto. Ini ‘me time’ yang bener-bener istimewa, ujar saya dalam hati. Disuguhkan banyak makanan enak, tapi yang paling berkesan adalah mie godhog yang sengaja didatangkan plus gerobaknya, ini segeeer banget setelah seharian jalan-jalan ke pabrik dan all out di fun games.




Acara ini dipandu oleh 2 MC kocak, Mas Novan dan Mba Tako. Ada talkshow, ada kuis, ada live music, dan yang paling penting adalah pengukuhan 93 Mombassador Batch 5. Malam panjang di Yogyakarta oleh kami Mombassador, diakhiri dengan tari Maumere.




Hari ketiga. Waktu rasanya cepat berlalu.  Saya udah packing sejak pagi, sebelum sarapan. Rasanya camur aduk, antara bahagia karena sebentar lagi kembali ke rumah, bisa bertemu keluarga. Juga rasa sedih karena harus berpisah dengan teman-teman yang sudah mulai akrab satu sama lain.




Packing selesai. Sarapan selesai. Hari terakhir masih padat banget acaranya. Pagi-pagi ada workshop bersama Mas Noel dari divisi marketing PT. Sari Husada yang cerita banyak perjalanan SGM dari awal berdirinya hingga saat ini sudah 62 tahun berkomitmen memenuhi nutrisi untuk bangsa. Lagi-lagi saya bicara kepada diri saya sendiri, ini bener-bener ‘me time’ yang luar biasa. Having fun, nambah teman, nambah pengalaman, nambah ilmu pula.




Setelah sesi workshop, kami dibagi kelompok dan berlomba untuk membuat program yang berhubungan dengan tumbuh kembang anak. Programnya harus terukur mulai dari latar belakang dan tujuan mengapa dipilih program itu, faktor pendukung, hingga indikator keberhasilannya. Kami diberi waktu 30 menit. Mombassador langsung gercep menyelesaikan tantangan ini.





Hari semakin siang. Workshop dan lomba membuat program sudah beres. Masih ada sesi penutupan. Acaranya diadakan di Rooftop Greenhost Boutique Hotel. Walaupun gak nginap di hotel ini, tapi berkesempatan naik ke rooftopnya yang keren banget menurutku. Oiya sebelum pulang, saya dan beberapa teman menyempatkan diri foto-foto di rooftop hotel ini. Di bagian atap hotel juga dimanfaatkan oleh pengelola dengan bertanam sayuran secara hidroponik. Ada sawi, selada, sawi, pokcoy, dan tanaman lain. Ternyata gak Cuma saya dan teman-teman mombassador, pengunjung lain juga  tidak melewatkan rooftop ini tanpa berfoto. 


Foto ini diambil beberapa menit sebelum pulang.
Panitia udah manggil-manggil untuk segera naik ke bus hahaha..

Setelah penutupan dan makan siang, kami pun berpamitan dengan semua panitia dan Mombassador, untuk kembali ke daerah masing-masing dengan penuh suka cita dan membawa pulang sejuta cerita bahagia. Makna bahagia, saya jadi teringat tulisan Mak Ima Rochmawati dalam #KEBloggingCollab dari kelompok Susi Pudjiastuti. Bahwa ruang baharia itu bisa kita ciptakan sendiri, dengan cara yang sederhana.


Beberapa foto dalam artikel ini diambil dari FB Bunda Diah Arini, Fanpage FB Aku Anak SGM, dari Grup WA Mombassador 2017 dan koleksi pribadi.

6 comments:

  1. Keren bgt me time ���� nambah ilmu Dan teman

    ReplyDelete
  2. Wow, keren me time nya mbak....keren euyh bisa jadi mombassador...

    ReplyDelete
  3. Membaca tulisan ini, bikin saya jadi nostalgia, mengingat jadi mombassador

    ReplyDelete
  4. Acara mom ambbasador sellau menyenangkan dan seru banget, mba

    ReplyDelete
  5. Setuju banget sama kalimat terakhir:

    "Bahwa ruang bahagia itu bisa kita ciptakan sendiri, dengan cara yang sederhana"

    ReplyDelete
  6. Wow benar2 me time dengan sejuta manfaat, cus masukkan ke portofolio, Ndy :)

    ReplyDelete

Terima kasih telah berkunjung dan berkomentar ke blog ini. Pastikan mengisi kolom nama dan url blog agar saya bisa berkunjung balik ke blog teman-teman semua :)

Oiya, diharapkan tidak mencantumkan link hidup di dalam kolom komentar ya. Jika terdapat link hidup dalam komentarnya, mohon maaf akan saya hapus. Harap maklum.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...