Oct 22, 2018

Woywoy Paradise: Liburan ala Santorini di Bulukumba - Sulawesi Selatan

Santorini memang dikenal dengan keindahan alamnya. Santorini adalah pulau cantik nan eksotik di Yunani. Pulau ini dikenal sebagai pulau paling romantis di dunia. Di sana, deretan rumah khas bernuansa putih dan biru di pinggir tebing. Dengan view laut dan matahari terbenam. Menjadi destinasi wisata bagi pengantin baru berbulan madu.


Kalau search di google, pesona Santorini emang menggoda banget untuk dikunjungi. Tapi sekarang, gak perlu jauh-jauh ke Yunani untuk menikmati panorama laut, dengan bangunan nuansa putih dan biru di pinggir tebing seperti di Santorini. Cukup datang ke Woywoy Paradise, Tanjung Bira - Bulukumba. Sekira 5 jam perjalanan darat dari Makassar, kurang lebih 196 km jaraknya dari  Makassar. Oiya Woywoy Paradise ini adalah bagian dari Woywoy Resort. Kalo dari arah Kota Makassar, Woywoy Resort sebelum gerbang Tanjung Bira. Ada penunjuk arah belok kiri ke Woywoy resort. Dari belokan, sekitar 500meter udah ketemu Woywoy Sunrise. Dari sini, belok kanan ke arah selatan sekitar 300 meter, kita udah tiba di Woywoy Paradise.

Tiba di Woywoy Paradise, hari udah gelap. Kami tiba setelah Maghrib, sekira pukul 19 malam. Kami gak langsung check in karena butuh mengecek fasilitas kamar terlebih dahulu. Dari 8 kamar yang ada, sisa 5 yang available. Kenapa kami gak pesan via aplikasi booking online aja? Niat awalnya memang mau pesan di travel***a. Tapi karena belum yakin dengan lokasinya, takut gak cocok, kami memutuskan untuk survey lokasi dulu. Kami disambut dengan ramah oleh pihak penginapan, dan diajak untuk mengecek fasilitas kamar. Alhamdulillah bersih. Tempat tidur queenbed muat untuk 2 orang dewasa. Untuk bertiga, bisa request extrabed. Kamar mandi cukup luas, airnya bersih tapi gak ada water heater. Tapi buat saya, airnya gak begitu dingin kok. 


Love at the first sight. Kami udah langsung jatuh cinta dengan tempat ini pas pertama liat di social media, dan makin yakin untuk menginap di sini, setelah cek langsung ke lokasi. Penginapan yang benar-benar  menyuguhkan nuansa alam. Gak disediakan tv dan kulkas di kamar. Air minum yang disediakan di kamar, bukan air kemasan. Tapi air di dalam botol kaca yang bisa di-refill. Oiya, gak ada telepon juga di kamar. Jadi kalo mau minta sesuatu ke pihak penginapan, masih manual. Ketemu langsung. Sebelum tidur, saya berniat  minta nomor handphone pihak penginapan yang shift malam. Untuk jaga-jaga, kalau-kalau ada keperluan pas tengah malam. Tapi karena udah ngantuk berat, saya udah lupa minta nomer hpnya, dan bangun-bangun udah disambut sunrise dari ufuk timur.


Fasilitas lain di Woywoy paradise ada kolam renang di depan kamar dan ada mini resto yang berbatasan langsung dengan laut. Untuk makan malam, harus request sebelumnya jika ingin menikmati menu berat seperti ikan bakar karena pihak penginapan menyetok bahan baku yang terbatas. Sebelum tidur, kami makan malam mie rebus telur plus teh hangat dan singkong goreng. Menu yang cukup  mengenyangkan dan bikin tidur pulas hahaha..



Tarif kamar, seperti layaknya hotel biasanya, sudah include dengan sarapan. Tapi kalau butuh early breakfast, mungkin bisa by request karena di sini sarapan ready jam 07.30. Pagi itu kami disuguhkan sepiring nasi goreng lengkap dengan telur ceplok dan teh hangat, untuk asupan energi sebelum kembali meanjutkan perjalanan. Sarapannya di mini resto yang lokasinya berhadapan dengan bangunan penginapan. Mini resto ini instagram-able banget. Seru buat pepotoan sekaligus  menikmati aroma laut dan matahari pagi yang kian menanjak naik di Woywoy Paradise.


Apa aja yang perlu dipersiapkan jika mau liburan ke sini?

1. Jika membawa kendaraan pribadi, pastikan kendaraannya dalam kondisi prima karena jalan menuju Woywoy paradise belum ada akses jalanan beraspal. Tapi gak jauh kok. Hanya sekitar 1 km yang gak beraspal. Sebagian jalan masih berupa timbunan batu dan tanah. Mobil kecil dan ceper, gak direkomendasikan.

2. Sebaiknya bawa stok cemilan dan minuman yang cukup selama di sana karena penginapan hanya menyiapkan sebotol air minum dan pelayanan di mini resto hanya terbatas sampai jam 10 malam. Kalau-kalau lapar tengah malam, stok cemilan bisa menyelamatkan hahaha..

3. Bagi yang berlibur membawa anak, sebaiknya memilih kamar di lantai 1. Karena tangga untuk akses ke lantai 2, tidak ada railing. Mungkin memang konsepnya seperti ini, tapi menurut saya ini kurang safety, apalagi bagi anak-anak.




4. Jika membawa beberapa gadget, sebaiknya bawa terminal kabel yang bisa beberapa colokan untuk antisipasi kalau gadgetnya pada lowbatt. Fyi, di setiap kamar hanya menyediakan 1 colokan. Pas ke sini, kami akhirnya harus bergantian ngecas hp hahaha..

5. Gunakan provider yang sinyalnya aman di lokasi. Saya terpaksa mati gaya gak bisa eksis lebih dari 12 jam karena smartphone saya kehilangan sinyal selama di lokasi. Di penginapan juga Wifi-nya  terbatas. Jadi sebaiknya pastikan kebutuhan internet anda tercukupi selama di lokasi. Biar kalau mau ngerjain pekerjaan atau sekadar upload instastory dan lain-lain, tetep lancar jaya. Hehehehe..




6. Siapkan kacamata hitam, topi, sunblock dan sebagainya agar tak perlu khawatir dengan sinar matahari yang begitu cetar di sana. Jam 07.30 udah silau banget mataharinya loh. 




7. Bangun pagi-pagi untuk hunting foto, sebelum matahari terlalu  panas dan sebelum pengunjung lain turut ramai mengantri untuk berfoto. Pengalaman kami saat ke sini, berbarengan dengan beberapa blogger dari Jakarta yang datang khusus untuk tugas review di Woywoy Paradise. Jadi kami menunggu di mini resto saat mereka mengambil foto dan video di depan kamar. Saat mereka bergantian dengan kami untuk berfoto, mereka ngumpet di kamar masing-masing demi memaksimalkan hasil foto yang kami ambil. Yaa, intinya sesama pengunjung harus saling support agar hasil foto dan video yang diperoleh bisa maksimal. Hihihi..



8. Sebelum kesini, cek tarif kamar di aplikasi booking online untuk tau rate harga kamar. Harga kamar di lantai satu berbeda dengan harga yang di lantai dua. Harga saat weekend juga berbeda dengan saat weekday. Kalau memutuskan untuk memesan kamar secara langsung tanpa melalui aplikasi booking online, sebaiknya anda memaksimalkan kemampuan menawar anda. Tapi jangan Afghan juga ya, negonya. Bukankah masyarakat keren itu yang mendukung UMKM lokalnya?

9. Air bersih dari PDAM di Bira masih belum merata distribusinya karena faktor infrastruktur. Sehingga penginapan-penginapan  di Bira termasuk Woywoy Paradise masih membeli air bersih dari warga sekitar. Jadi sebaiknya gunakan secukupnya aja ya.. Oiya satu lagi, tetap jaga kebersihan selama berlibur. Biar tempat wisata yang keren dan eksotis ini, tetap terjaga eksotismenya.

Tertarik untuk liburan ke sini? Bisa kontak nomor di bawah ini. Jangan lupa kalo mampir Makassar, berkabar yaa.. Siapa tau kita bisa kopdar. Hehehe..

Woywoy Paradise
Booking: 081282387705 (9am-10pm)
Bira - Bulukumba
Sulawesi Selatan - Indonesia

3 comments:

  1. Wahhh bagusnyami sekrang woywoy. Dlu masih biasa sekali pas sy berkunjung kesana. Betul betul cantik dan elegan, kayak bukan di bulukumba 😍 mmakasihh kak infonyaa. Recommended buat liburan iniπŸ˜…πŸ˜…

    ReplyDelete
  2. Duh jadi mupeng aqutuu..pengen nginap di sunrise trus besoknya nginap di paradise..wkwk

    ReplyDelete
  3. Aduh ngeliatnya mupeng babgeeettt pingin langsung ke Woywoy..mana vintage banget tempatnya..cocok juga buat bulan madu..hihi

    ReplyDelete

Terima kasih telah berkunjung dan berkomentar ke blog ini. Pastikan mengisi kolom nama dan url blog agar saya bisa berkunjung balik ke blog teman-teman semua :)

Oiya, diharapkan tidak mencantumkan link hidup di dalam kolom komentar ya. Jika terdapat link hidup dalam komentarnya, mohon maaf akan saya hapus. Harap maklum.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...